2026-06-26 HaiPress


TANGERANG, iDoPress – Kerusakan Jalan Iskandar Muda, Neglasari, Kota Tangerang, tidak hanya mengancam keselamatan pengendara, tetapi juga membawa kerugian bagi ekonomi warga sekitar.
Para pelaku usaha mulai dari pedagang kaki lima, ritel modern, hingga juru parkir mengeluhkan penurunan pendapatan.
Kondisi aspal yang hancur dan dipenuhi kubangan lumpur sepanjang kurang-lebih 170 meter tersebut membuat banyak calon pembeli enggan melintas atau mampir ke gerai-gerai usaha di pinggir jalan.
Andriyana (21), seorang pedagang gorengan yang mangkal di depan gerai Indomaret Sewan, mengaku omzet penjualannya turun sejak jalan tersebut rusak dalam satu tahun terakhir.
Pria yang tinggal di Sitanala ini menyebut, pelanggan kini lebih memilih mencari jalur alternatif daripada harus melewati jalan yang rusak.
"Jalan begini mah pengaruh sekali ke jualan. Sepi saja, orang jadi malas lewat sini, mereka pada muter jalannya. Kalau cuaca panas jalannya mengepul berdebu, kalau hujan malah banjir sampai ke gerobak saya," ujar Andriyana saat ditemui di lokasi, Jumat (26/6/2026).
Dampak ekonomi yang sama dirasakan oleh Awal (35), juru parkir yang sudah 15 tahun mengelola area parkir di titik tersebut.
Ia menuturkan, jumlah pengunjung yang memarkirkan kendaraannya berkurang hingga setengah dari biasanya.
"Sangat terasa, pendapatan saya berkurang sejak jalan hancur, sekarang paling cuma separuhnya, terkadang malah kurang. Saya mengeluhnya di situ, apalagi saya sudah punya keluarga yang harus dinafkahi," tutur Awal.
Selain kehilangan pendapatan, Awal harus melakukan kerja ekstra secara manual setiap kali hujan turun.
Karena minimnya gorong-gorong yang berfungsi, ia terpaksa menyerok air yang menggenangi area parkir menggunakan alat seadanya agar pelanggan ritel tetap bisa masuk.
"Airnya menggenang, tidak ada buangan. Paling saya yang membuangkan air ke jalan, manual pakai pengki sampah," tambah dia.

iDoPress/Disya Shaliha Penampakan aspal yang rusak dan berlumpur di Jalan Iskandar Muda, Neglasari, Tangerang, yang dikeluhkan warga, Jumat (26/6/2026).
Persoalan infrastruktur ini juga menjadi beban bagi operasional minimarket setempat. Fatur (19), petugas kasir di Indomaret Sewan Neglasari, mengungkapkan bahwa akibat jalan rusak, kebersihan toko menjadi masalah harian.
Menurut Fatur, debu dari material jalan yang kering sering kali masuk hingga ke dalam ruangan toko dan mengotori rak-rak barang dagangan.
Hal ini menuntut karyawan untuk bekerja lebih keras untuk menjaga standar kebersihan.