Hubungi kami

Bersihkan Kali Gendong Jakut, Petugas DLH Kerap Hadapi Biawak hingga Ular Sanca

2026-06-26 HaiPress

JAKARTA, iDoPress -Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengaku kerap menghadapi kemunculan berbagai satwa liar saat membersihkan tumpukan sampah di Kali Gendong, Jakarta Utara.

Salah seorang petugas yang telah empat tahun bertugas di lokasi tersebut, Imam (42), mengatakan bahwa kemunculan satwa liar sudah menjadi hal yang biasa bagi dirinya dan rekan-rekannya.

"Kalau untuk binatang-binatang sendiri bukan hanya biawak, kadang-kadang ada ular sanca," kata dia saat ditemui iDoPress di Kali Gendong, Jumat (26/6/2026).

Ia bercerita, saat kerja bakti membersihkan Kali Gendong setelah viral di media sosial pekan lalu, petugas sempat menemukan ular sanca berukuran besar keluar dari tumpukan sampah.

"Pas kemarin lagi kerja ular yang gede-gede pada keluar. Ular sanca yang segede paha pun ada," ungkap dia.

Tak hanya saat membersihkan kali, Imam mengaku petugas juga kerap dimintai bantuan warga untuk mengevakuasi satwa liar yang masuk ke rumah.

Selain menghadapi satwa liar, ia juga mengaku pernah beberapa kali terkena lemparan sampah saat membersihkan Kali Gendong.

"Oh itu pengalamannya tuh pernah ada, bahkan sering kali ampe dua kali tiga kali lah. Saya pernah lagi ngangkutin abis itu ada popok bayi di pundak. Pas kita lagi menyisir, kadang-kadang kan suka marah-marah juga kan, 'Woi ada orang di bawah!' gitu," ujar dia.

Meski demikian, Imam mengaku tetap menjalankan tugasnya membersihkan Kali Gendong setiap hari.

Ia menganggap kejadian-kejadian tersebut menjadi bagian dari risiko yang dihadapi saat bekerja membersihkan aliran kali.

"Kalau saya pribadi sih enggak terlalu jijik ya sama hal seperti ini. Emang udah hal kita untuk membersihkan sampah, emang kita kerja pertama kali untuk membersihkan sampah ya kita harus siap dengan kondisi apa pun," tambah dia.

Untuk diketahui, tumpukan sampah di Kali Gendong, Jakarta Utara, yang sempat viral di media sosial kini mulai berkurang.

Berdasarkan pengamatan iDoPress di lokasi pada Jumat (26/6/2026), sampah di aliran kali tersebut kini hampir tidak terlihat.

Hanya sebagian kecil sampah yang masih tersisa, terutama di bawah rumah warga yang berada di bantaran kali.

Sejumlah petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup bersama petugas Dinas Sumber Daya Air masih terus membersihkan aliran kali.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta 2009-2020 Pendidikan Online Yaxing    Hubungi kami SiteMap