Hubungi kami

Massa Demo MBG Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

2026-06-26 HaiPress

JAKARTA, iDoPress- Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Indonesia membubarkan diri usai menggelar demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2026).

Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu digelar untuk menyampaikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menyuarakan sejumlah aspirasi terkait pelaksanaannya.

Berdasarkan pemantauan iDoPress di lokasi, massa mulai meninggalkan area aksi sekitar pukul 14.42 WIB.

Sebagian peserta menaiki mobil komando, sementara lainnya meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Mereka membubarkan diri secara tertib setelah rangkaian orasi selesai dilakukan.

"Perhatikan kembali barang bawaannya, segera kembali ke kendaraan masing-masing," ujar salah satu orator dari atas mobil komando.

Tak lama setelah massa meninggalkan lokasi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) langsung membersihkan kawasan bekas aksi.

Sejumlah sampah terlihat berserakan di lokasi, mulai dari botol minuman plastik, kemasan makanan, hingga hair cap yang digunakan para peserta aksi.

Sekitar pukul 14.44 WIB, aparat kepolisian mulai mengangkat barikade besi yang sebelumnya dipasang untuk menutup akses Jalan Medan Merdeka Selatan.

Jalur dari arah Jalan MH Thamrin menuju Gambir yang sempat ditutup selama demo kembali dibuka.

Kendaraan roda dua maupun roda empat langsung melintasi kawasan tersebut dan arus lalu lintas di sekitar Monumen Nasional (Monas) terpantau lancar.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan delapan tuntutan kepada pemerintah terkait pelaksanaan Program MBG.

Mereka meminta Presiden terus melanjutkan dan memperkuat Program MBG sebagai program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Selain itu, mereka mendesak pemerintah memperbaiki tata kelola program agar lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Massa juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aturan, kebijakan, dan mekanisme pelaksanaan MBG yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan serta berpotensi menghambat keberhasilan program.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta 2009-2020 Pendidikan Online Yaxing    Hubungi kami SiteMap