Hubungi kami

Sejak Insiden Kebakaran 2022, Masjid Raya Jakarta Islamic Center Masih Terbengkalai

2026-07-15 HaiPress

JAKARTA, iDoPress -Bangunan Masjid Raya Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, masih dalam kondisi terbengkalai pasca-insiden kebakaran yang terjadi di lokasi tersebut pada 2022.

Pengamatan iDoPress di lokasi pada Rabu (15/7/2026), tali rafia berwarna hitam terlihat diikat dengan bambu-bambu mengelilingi bangunan bekas terbakar itu.

Pintu utama bangunan masjid kini ditutup menggunakan papan-papan kayu sehingga tidak bisa dimasuki sembarangan orang.

Di balik papan kayu, kondisi tangga dan akses naik terlihat dalam kondisi rusak.

Puing-puing berserakan dan alang-alang tumbuh di sekitarnya.

Di koridor-koridor masjid, beberapa plafon tampak ambruk dan berserakan.

Kerangka bangunan tampak runtuh sehingga puing-puing berjatuhan.

Namun, akses koridor terlihat ditutup saat menuju bagian tengah bangunan.

Terdapat beberapa tanda peringatan yang ditempelkan di tembok bangunan masjid.

Tanda peringatan itu tertulis "Dilarang masuk. Rawan ambruk,".

Udin (55) salah seorang warga sekitar mengaku sedih melihat bangunan yang dulunya salah satu icon dari Jakarta Utara kini dalam kondisi tidak terawat.

"Sangat-sangat sedih sekali. Bahkan kadang-kadang, maaf ya, saya melintas ataupun main ke Jakarta Islamic Centre, saya meneteskan air mata. Karena saat itu shalat saya nyaman, adem, tiba-tiba sekarang sampai detik ini kayak ya seperti in," tutur dia kepada iDoPress, Rabu.

Ia mengatakan, Jakarta Islamic Center juga merupakan simbol perubahan wilayah yang dulunya merupakan tempat lokalisasi Kramat Tunggak menjadi lokasi aktivitas keagamaan warga.

"Kami warga Koja atau Jakarta Utara bersyukur bahwa pembangunan Masjid Raya Jakarta Islamic Centre megah. Namun, di tahun 2022 mengalami kebakaran. Nah tentunya sampai saat ini ya belum terealisasi untuk pembangunannya," tutur dia.

Diana (49), salah seorang warga lainnya juga mengaku sedih melihat kondisi Masjid Raya Jakarta Islamic Center yang tak kunjung diperbaiki.

"Ya sedih aja sih. Jadi terbengkalai gitu loh. Jadi, sayang, sebagus ini tidak dimanfaatin gitu. Jadi sekarang kalau orang salat itu kan larinya ke hall ya," ujar dia saat ditemui iDoPress di lokasi, Rabu.

Ia berharap agar masjid tersebut bisa segera diperbaiki agar bisa kembali dimanfaatkan warga.

"Kalau ini dibenerin kan kayaknya enak, rame lagi gitu untuk orang berjamaah. Jadi enggak usah buru-buru, jauh-jauh (ke hall)," tambah dia.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta 2009-2020 Pendidikan Online Yaxing    Hubungi kami SiteMap